oleh

Kapal Nelayan Cihara Terbalik Saat Memasuki Alur

-Hedline, Ragam-157 views
banner 300250

LEBAK,KABARBUNGASNET.CO – Kapal kecil milik Holil (55), seorang nelayan warga Kampung Cipunaga RT 04 / 03, Desa Cihara yang ditumpangi dirinya bersama teman melaut yaitu saudara Saeri (30) alamat Kampung Cimundu, Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Pasalnya pada saat mereka habis melaut dan hendak memasuki alur untuk berlabuh ke pesisir Kampung Sedekan di wilayah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cihara, mereka mengalami Kecelakaan Laut (Laka Laut). Kapalnya diterjang ombak hingga terbalik.

Diketahui bahwa kapal hancur dan jaringnya pun tenggelam. Namun mesin kapal bisa diselamatkan dan kedua nelayan tersebut tertolong oleh rekan nelayan lainnya dengan menggunakan peralatan seadanya yakni ban dalam mobil.

Serta kejadian tersebut pada pukul 8:15 WIB, Senin (30/11/2020) yang berlokasi di perairan laut Kampung Sedekan, Desa Cihara, Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Diungkapkan Holil, “Saat kami memasuki lalawang (alur) tiba-tiba perahu saya dihantam ombak, perahu terbalik dan hancur, jaring juga tenggelam. Hanya mesin perahu yang bisa diselamatkan, dan kami berdua ditolongin oleh rekan nelayan dari darat membawa pelampung ban dalam untuk menolong kami,” Imbuhnya

Holil juga berharap kepada pemerintah terkait agar memperhatikan nasibnya, karena kapal miliknya hancur, jaring tenggelam dan ia tidak bisa melaut lagi.

“Kami berharap kepada pemerintah terkait bisa membantu kami, bagaimana nasib kami kedepannya. Kami tidak bisa melaut karena peralatan untuk menangkap ikan sudah tidak ada. Perahu saya hancur dan jaringpun hilang terbawa arus laut,” harap dia.

Di lokasi yang sama, Ojer selaku ketua Nelayan Kecamatan Cihara mengatakan terkait kendala kapal nelayan yang hendak keluar masuk alur yang ada di wilayah tersebut.

“Pada hari ini terjadi terbaliknya perahu nelayan dikarenakan faktor lalawang (alur) untuk keluar masuk perahu nelayan, dimana lalawang tersebut tidak memadai.

Menurut saya ombaknya biasa saja. Maka dari itu saya selaku ketua Nelan Kecamatan Cihara yang juga ketua TPI Cihara, meminta kepada pemerintah terkait untuk segera meninjau lokasi dan segera membangun alur dan pelabuhan untuk perahu nelayan disini,” tuturnya.

Pantauan di lokasi terlihat kapal milik Holil hancur, kincang kapal masih mengapung di alur keluar masuk kapal nelayan.   * (UZEX)

banner 300250

Komentar

Baca Juga